Kontes Ayam Pelung sebagai Upaya Mencegah Kepunahan sekaligus Ajang Silaturahmi

TASIKMALAYA, rajamandala.sideka.id – Sekilas mengenai Sejarah Ayam Pelung yang merupakan  jenis ayam ras lokal unggul yang berasal dari daerah Cianjur, Jawa Barat. Jenis ayam ini dipercaya berasal dari keturunan ayam hutan merah. Ayam hias pelung mulai dijinakkan pada masa kerajaan yang ada di Jawa Barat. Ukuran tubuh ayam ini sekitar 8 kg dan memiliki pertumbuhan yang sangat cepat dibandingkan dengan ayam buras. Ayam hias pelung adalah salah satu jenis ayam yang memiliki suara kokok yang panjang dan merdu.

Gambar Pembudidayaan dan Kontes Suara Ayam Pelung di Lingkungan Desa Rajamandala Khusus Kedusunan Cikadu DOK.SIDEKA.ID Journalisfree

 

Berikut merupakan ciri- ciri Ayam Pelung asli  yang suaranya mampu untuk dikonteskan yakni sebagai berikut :

  1. Bulu ayam hias pelung berwarna merah hitam, hijau mengkilat dan putih
  2. Warna jengger dan pialnya berwarna merah
  3. Warna paruh dan kakinya berwarna putih
  4. Dapat menghasilkan telur sekitar 6-10 butir dalam satu periode bertelur
  5. Telurnya memiliki berat 60 gram
  6. Untuk ayam pejantan memiliki tubuh yang terlihat besar
  7. Untuk bobot aym pelung betina  dan jantan 5-6 kg

Namun untuk sekarang masyarakat pada umumnya kurang partisipan terhadap pembudidayaan ayam pelung tersebut dikarenakan kesadaran yang kurang terhadap pelestarian hewan yang ada. Kecenderungan masyarakat yang kurang sadar terhadap pelestarian hewan tidak menjadi hambatan bagi masyarakat  Desa Rajamadala tepatnya di Kampung Cikadu Rt/Rw 005/003, dimana masyarakat lebih antusias terhadap pembudidayaan ayam pelung sebagai cara untuk mencegah dari kepunahan. Hal ini dapat diliat dari aktifitas kegiatan masyarakat tersebut yang merencanakan program seperti mengadakan kontes ayam pelung, melakukan vaksin terhadap ayam pelung, dan memberikan wawasan tentang pembudidayaan ayam pelung terhadap generasi muda yang ada diwilayah tersebut.

Kegiatan seperti kontes Ayam Pelung ini selain sebagi cara untuk mempertahankan jenis Ayam Pelung tujuan lain yakni sebagai ajang silaturahmi antara para peternak dan ajang untuk saling bertukar wawasan serta pengalaman dalam memelihara ternak tersebut, sehingga tersebut menjadi acuan yang positif sebagai contoh untuk pihak lain dalam membudidayakan ayam pelung, langkah tersebut dilakukan agar supaya generasi muda lebih partisipan terhadap pembudidayaan hewan terkait ayam pelung.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan